Penutup surat Al-fatihah

Category : Al-Fatihah, Tafsir Alquran
Penutup surat Al-fatihahby Muhammad Rusli Malikon.Penutup surat Al-fatihahPENUTUP SURAT AL-FATIHAH 1). Karena Surat al-Fatihah merupakan intisari dari al-Qur’an, maka tiap kata yang digunakan di dalamnya tentu merupakan kata-kata pilihan yang mempunyai makna yang sangat penting dan nilai yang amat tinggi. Hebatnya, ada beberapa kata yang digunakan masing-masing dua kali di sepanjang surat. Pertama, kata Allah (ayat 1 dan ayat 2). Kedua, kata/frase […]

PENUTUP SURAT AL-FATIHAH

1). Karena Surat al-Fatihah merupakan intisari dari al-Qur’an, maka tiap kata yang digunakan di dalamnya tentu merupakan kata-kata pilihan yang mempunyai makna yang sangat penting dan nilai yang amat tinggi. Hebatnya, ada beberapa kata yang digunakan masing-masing dua kali di sepanjang surat. Pertama, kata Allah (ayat 1 dan ayat 2). Kedua, kata/frase al-Rahman al-Rahim (ayat 1 dan ayat 3). Ketiga, kata shirāt (ayat 6 dan ayat 7). Keempat, kata penghubung ‘waw’ (ayat 5 dan ayat 7). Keempat kata/frase ini bisa kita sebut sebagai password untuk menyelami kedalaman samudra al-Fatihah dan al-Qu’an secara keseluruhan.

2). Kalau keempat kata/frase tersebut kita rangkai menjadi satu kalimat, barangkali hikmahnya seperti ini: Allah yang bersemayam di ‘arasy, dengan Rahman dan Rahim-Nya, mengulurkan ke bumi satu shirat (tali/jalan) yang berfungsi sebagai ‘waw’ (penghubung) antara Diri-Nya dan hamba-Nya yang mau berjalan kembali kepada-Nya dalam keadaan redla dan di-redla-i. Firman-Nya: “Duhai jiwa yang tenang. (Ber-waw-lah)/Kembalilah (melalui shirat) kepada Tuhanmu (Allah Yang Maha Rahman dan Maha Rahim) dalam keadaan ridha dan diridhai(-Nya). Maka masuklah ke dalam (golongan) hamba-hamba-Ku (yaitu golongan an’amta ‘alayhim), dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (89:27-30). Wallahu a’lam!!!

Related Posts

Leave a Reply