Malaysia Mengklaim Tak Miliki Data Satelit MH370

By alle
In Berita
May 18, 2014
0 Comments
1640 Views

Satelit Data MH370

Apa salah Inmarsat, perusahaan operator satelit swasta di Inggris, dalam musibah hilangnya pesawat Malaysia Airliens MH370?

Memang, desas desus menyebutkan perusahaan ini adalah kepanjangan tangan inteligen barat yang memiliki kemampuan perang elektronik seperti mengacaukan radar dan telekomunikasi lawan. Tapi dalam musibah MH370 perusahaan ini tidak memiliki urusan. Yang paling bertanggungjawab tentunya adalah Malaysia Airlines, pemerintah Malaysia, dan perusahaan pembuat pesawat Amerika Boeing.

Tapi bagi pemerintah Malaysia yang sampai saat ini gagal melaksanakan tanggungjawabnya atas musibah hilangnya pesawat MH370 bulan Maret lalu, Inmarsat, justru yang disalahkan.

“Data satelit mentah itu ada pada Inmarsat, bukan di Malaysia, bukan di Australia, bukan Malaysia Airlines, jadi jika ada permintaan agar data itu dibuka ke publik, hal itu harus diajukan ke Inmarsat,” kata menteri transportasi Malaysia  Hishammuddin Hussein, Kamis (15/5).

Pernyataan itu menanggapi suara-suara publik yang menuntut pemerintah Malaysia untuk membuka data penerbangan pesawat MH370. Hal ini disebabkan saat ini pemerintah Malaysia tidak bisa memberikan penjelasan tentang hilangnya pesawat MH370.

Data tersebut sangat penting karena menjadi pemandu bagi operasi pencarian besar-besaran pesawat MH370 yang melibatkan banyak negara, namun ternyata tanpa hasil, hingga menimbulkan pertanyaan publik, data apa yang digunakan dalam pencarian tersebut sejauh ini.

Yang aneh lagi, para pejabat Australia yang secara resmi ditunjuk sebagai pimpinan operasi pencarian pun kepada CNN mengaku tidak memiliki data satelit tersebut. Padahal Inmarsat dengan tegas menyebutkan bahwa data-data yang dibutuhkan telah diberikan kepada para penyelidik.

“Data-data Inmarsat telah diberikan kepada tim penyidik pada awal pencarian MH370,” kata Chris McLaughlin, pejabat humas Inmarsat kepada CNN.

Lebih jauh ia menambahkan, “kami memiliki analisis data yang sangat terpercaya, yang secara independen dievaluasi oleh tim internasional yang ditunjuk secara resmi sebagai penyidik (MH370).”

Menurutnya, selanjutnya menjadi hak penyidik untuk memutuskan apakah akan membuka data itu ke publik, dan kapan. Menurutnya, konvensi internasional tentang penyelidikan kecelakaan udara melarang dibukanya data penyelidikan ke publik kecuali dengan persetujuan negara-negara yang terlibat dalam penyelidikan.

“Saya tidak tahu siapa yang bisa dipercaya,” kata analis penerbangan Miles O’Brien kepada CNN.

“Namun sangat jelas bahwa seseorang telah berbohong di sini,” tambahnya.

“Kita berbicara tentang sesuatu yang melibatkan pesawat jet yang hilang, selama 70 hari. Nyawa-nyawa yang hilang, keluarga-keluarga yang hancur, dan masih ada orang-orang yang berbohong tentang ini. Saya sungguh sulit mempercayainya,” tambahnya.(ca/cnn)

About Has 20 Posts

"Everything should be as simple as possible, but not simpler." - Albert Einstein

Leave a Reply